Tegal, Tetap Hanya Menuju Metropoliskah???
Dua bulan terakhir ini kota Tegal dihebohkan oleh “PILWALKOT” (pemilihan wali kota). Bagi para pelajar SMA, khususnya yang sudah memenuhi syarat untuk memilih pemimpin baru kota mereka, mungkin ini adalah kesempatan pertama kalinya. Namun, apakah mereka sudah kenal betul siapa yang kelak akan menjadi pemimpin kota mereka? Mungkinkah harapan – harapan mereka akan terwujud oleh pemimpin baru kita?
H. Ikmal Jaya, SE.,AK. merasa terpanggil hatinya untuk memperbaiki kota Tegal menuju ke yang lebih baik lagi. Awal tahun 2006, beliau meminta ijin kepada Bapak Adi Winarso, selaku walikota Tegal pada saat itu untuk ikut berkampanye pada PILWALKOT berikutnya. Beliau ingin lebih bermanfaat bagi orang yang lebih banyak lagi, yaitu masyarakat kota Tegal.
“Pemerintahan itu berbeda dengan perusahaan. Apabila dalam perusahaan, Pak Ikmal lah yang memerintah para karyawan, karena karyawan tersebut telah digaji dan sudah sepatutnya lah mereka bekerja pada Bapak. Sedangkan dalam pemerintahan, Pak Ikmal lah yang digaji oleh rakyat, jadi, beliau lah yang bekerja untuk rakyat.” tambah Ibu Rosalina -istri Bapak Ikmal Jaya, sewaktu wawancara (19/11).
“Tahun pertama saya memimpin setelah dilantik, yaitu pada bulan Maret 2009, saya hanya melaksanakan program kerja yang sudah di rencanakan oleh walikota sebelumnya, yaitu Bapak Adi Winarso. Namun, berikutnya saya menetapkan proker sendiri. Sebisa mungkin saya tidak akan mengecewakan rakyat.” Tutur Bapak Ikmal.
Sebagai istri pun Bu Ikmal mendukung penuh apa yang di lakukan suaminya. Tugas beliau adalah mengatur kaum wanita. “Selalu ada wanita dibalik kesuksesan laki – laki” kata Ibu Ikmal.
Harapan Siswa
Pemimpin baru...
“Saya pikir kuncinya ada pada rasa amanat. Karena menjadi seorang pemimpin itu adalah amanat rakyat. Masih banyak yang perlu diperbaiki dari Kota Tegal. Yang saya lihat, pendidikan di Kota Tegal masih tertinggal
dibanding kota besar lainnya.” papar Faiq, siswa kelas XII SMAN 1 Tegal.
“Semoga walikota Tegal bisa lebih maju dari sebelumnya. Kalau bisa, ada yang bisa saya banggakan sebagai warga Kota Tegal. Pemimpin yang akan datang, jangan hanya baik pada awalnya, seharusnya sampai akhir masa jabatannya pun tetap baik.” kata Ardian siswa SMAN 1 Tegal.
“Saya harap, Tegal akan semakin keminclong dan moncer kotane, tidak hanya semboyan atau lagu saja..” tutur Rully siswi SMAN 1Tegal.
Rabu, 24 Desember 2008
Tegal, Tetap Hanya Menuju Metropoliskah???
Diposting oleh the bianglalaLabel: Artikel
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar